6 Manfaat Terapi Musik Pada Anak Autisme

6 Manfaat Terapi Musik Pada Anak Autisme

-advertisement-

Bagi seorang anak autis, musik merupakan sesuatu yang menyenangkan, karena bentuk dan suaranya. Sehingga musik dirasa efektif untuk membangun intervensi dini dalam perkembangan anak autis. Selain itu, berbagai manfaat terapi musik pada anak autisme membuat terapi ini jadi pilihan efektif.

Pada anak autis terapi musik dapat diberikan dengan cara membuat atau memainkan alat musik, bermusik sambil bergerak, atau berjalan mengikuti irama drum.

Tetapi terapi musik juga tak hanya diberikan berupa instrumen musik seperti diatas, bisa juga diberikan saat anak tidur, bangun dan beraktivitas lainnya dengan cara memutar suara musik dalam waktu 30-60 menit dengan suara pelan namun cukup terdengar olehnya.

Adapun manfaat terapi musik bagi anak autisme yaitu:

1. Dapat Meningkatkan Kemampuan Komunikasi

Menurut blog Autism Science Foundation, sekitar 30% anak autisme adalah non verbal atau tidak adanya kemampuan berkomunikasi secara verbal.

Sedangkan sebagian lagi mengalami lebih banyak kesulitan dalam memahami instruksi verbal dan memahami isyarat non verbal misalnya bahasa tubuh.

Aktivitas pada terapi musik seperti bernyanyi dan bermain musik sambil bergerak dapat menghubungkan area auditori dengan motorik pada otak, sehingga dapat membantu anak autisme untuk memahami instruksi verbal dengan baik.

Selain itu, anak autisme juga dapat lebih fokus mendengarkan orang lain dan memahami bahwa musik dapat dijadikan media komunikasi dalam mengekspresikan diri.

2. Dapat Mengurangi Rasa Cemas Yang Berlebihan

Anak autisme akan mudah merasa cemas, hal ini karena ia lebih sensitif dengan stimulasi terhadap lingkungannya. 

Nah, dengan memberikan terapi musik untuk anak autisme bisa membuatnya lebih rileks dan juga bisa lebih toleran terhadap stimulasi sensori. Hal ini karena musik yang bersifat menenangkan.

-advertisement-

Dengan memberikan terapi musik, dapat melatih buah hati untuk menyaring dan memisahkan stimulus, sehingga bisa membuatnya tak mudah cemas dan bisa lebih tenang.

4. Memberi Perubahan Perilaku Yang Positif

Tantangan terberat dalam membesarkan dan merawat anak autisme adalah seringnya mengalami meltdown. Kondisi ini membuat anak tidak dapat mengekspresikan emosi dan pikirannya pada Anda sebagai orang tuanya, sehingga akan membuatnya resah.

Dengan mendengarkan musik, maka anak yang autis akan bisa lebih mengendalikan diri ketika mengalami meltdown. Selain itu, terapi musik juga akan mendorong menuju perilaku yang positif dan  interaksi sosial.

5. Memperbaiki Fungsi Sensor Motorik

Bagi anak autisme terapi musik merupakan aktivitas menyenangkan yang bisa mengolah sensor motorik dan mengembangkan kreativitas seni. Selain itu, melalui terapi musik juga dapat memperbaiki kualitas hidup anak yang mempunyai masalah dalam kemampuan dan keseimbangan motoriknya.

Dalam terapi musik, terdapat aktivitas seperti berjalan mengikuti irama musik, bermain alat musik, atau bermain musik sambil bergerak sehingga efektif untuk melatih keseimbangan tubuhnya.

6. Meningkatkan Kualitas Tidur

Anak autisme biasanya mengalami kesulitan untuk tidur, dan hal ini biasanya disebabkan karena banyak faktor, seperti jumlah kadar hormon melatonin pada anak autisme akan meningkat pada malam hari dan turun pada siang hari. Inilah yang menyebabkan siklus tidur sang anak autisme terganggu.

Melalui terapi musik yang membuatnya menenangkan dan menyenangkan. Sehingga terapi musik menjadikan tubuh anak lebih rileks dan kualitas tidur pun akan meningkat di malam hari, maupun saat tidur siang.

Ternyata terapi musik pada anak autis itu cukup seru dan juga bermanfaat. Tapi perlu diingat setiap anak memiliki tingkat keberhasilan yang berbeda-beda dalam menerapkan terapi musik.

Gheantisa Sagita Zuels, SST.OT
Latest posts by Gheantisa Sagita Zuels, SST.OT (see all)

-advertisement-

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *